Sarana Prasarana

Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ganesha Ciputat Tangerang Selatan Banten -

BHAKTI SOSIAL OLEH BEM STIE GANESHA" DALAM RANGKA MENYONSONG 20 TAHUN YAN "

Dalam rangka menyonsong ultah YAN ke-20 , BEM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GANESHA , melakukan bhakti sosial sekaligus jum'at bersih

BEM STIE GANESHA

Kegiatan BEM: debat mahasiswa , orasi ilmiah dan pidato, stand up comedy, futsal mahasiswa sebagai "agent of change" terhadap masyarakat dan Indonesia

HJ. ROSDIANA: MANUSIA PERLU AMBISI, TAPI JANGAN AMBISIUS

YAN didirikan oleh Dr. H .Alimudin Al-Murtala, MM, M.Pd. yang tak lain adalah suaminya. Berkat ketekukan dan keuletan pasangan suami-istri itu, kini YAN menjelma menjadi sebuah lembaga pendidikan yang sangat besar. Tercatat ada seribuan mahasiswa yang kuliah di kampus YAN yang terletak di Pisangan Ciputat Timur Tangsel. Mereka berasal dari Akpar Nusantara, STIE Ganesha, STT Telematika, STKIP Suluh Bangsa, dan STIP Tangerang Raya

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Saturday, September 26, 2015

Dituding Kampus Abal-abal, YAN Keluarkan Akreditasi BAN PT


MerahPutih Megapolitan - Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) menyangkal tudingan bahwa kampus yang didirikan yayasan sebagai kampus abal-abal alias kampus palsu.

Ketua Yayasan Aldiana Nusantara Alimuddin menegaskan, tudingan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang menyebut beberapa kampus di bawah YAN adalah kampus ilegal adalah tudingan tanpa berdasarkan data.

"Kita punya sejumlah bukti untuk membantahnya. Ini ada Akreditasi BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi), surat rekomendasi pemda, dan dokumen surat pernyataan lainnya," 
kata Alimuddin kepada sejumlah awak media saat dijumpai awak media di kantornya, Jalan Legoso Raya, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Senin (21/9).

Alimuddin mengatakan, perguruan tinggi yang sudah berdiri sejak tahun 2000 ini telah menempuh seluruh prosedur yang dikeluarkan pemerintah.

"Setahun sekali kita juga memperpanjang akreditasi kampus," kata Alimuddin.

Alimuddin melanjutkan, tudingan Kemenristek Dikti yang mengatakan sejumlah perguruan tinggi YAN palsu adalah tudingan tidak berlandas dan tidak mendidik. Kemenristek Dikti seharusnya memperlakukan kampus-kampus YAN sebagai lembaga pendidikan.  

"Ya, kalau ada prosedur yang mungkin belum terselesaikan, panggil kami. Ini kan lembaga pendidikan, bukan begitu caranya (dengan menggerebek)," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun merahputih.com, Kemendikti menggerebek sejumlah kampus di bawah naungan YAN saat menggelar acara wisuda di Gedung Universitas Terbuka (UT), Sabtu (19/9).

Kemenristek Dikti menuding, sejumlah kampus yang melakukan wisuda gabungan itu tidak terdaftar tapi nekat mengeluarkan wisudawan. Artinya, ijazah yang dikeluarkan tidak diakui.

Sejumlah kampus yang digerebek Kemenristek Dikti lantaran tidak terdaftar yaitu STT Telematika Cakrawala, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ganesha dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Suluh Bangsa. (fdi)

Monday, August 17, 2015

Kampus STKIP Suluh Bangsa tidak termasuk yang di bekukan tapi hanya di bina.



Citranews TV, Menanggapi pemberitaan di media Pengurus Yayasan Aldiana Nusantara Drs H Alimudin Al-Mur­tala, MM membantah (9/6/2015) Kampus STKIP Suluh Bangsa tidak termasuk yang di bekukan tapi hanya di bina.

Tuesday, April 28, 2015

BEM STIE GANESHA DALAM ULTAH YAN KE -20 PENYELENGGARAAN APRESIASI SENI NUSANTARA

" JAJARAN BEM STIE GANESHA "




Bem stie ganesha berkontribusi dalam peringatan ultah yg ke -20 dalam  menggelar penyelanggaran apresiasi seni dalam bingkai nusantara untuk mewujudkan kekayan pluralisme dan menjunjung tinggi nilai kultur budaya dalam yayasan aldiana nusantara. ditengah tugas kami sebagai organisasi internal kampus tentunya kami memberikan yang terbaik bagi kemajuan yayasan aldiana nusantara dalam dunia pendidikan sebagai kontribusi anak bangsa.
dalam menyonsong ulang tahun yayasan aldiana nusantara yang ke -20, kami mengelar apresiasi seni kedaerahan agar lebih meriah dengan tarian daerah masing- masing , lagu daerah dan peragaian busana oleh setiap perwakilan  daerah masig- masing.

pimpinan yayasan aldiana nusantara sebagai direktur perguruan tinggi yayasan aldiana nusantara yaitu , prof.dr.hj.alimudin al murtala.mm,mpd. mendukung sepenuhnya kegiatan ini , 
"ujarnya " kegiaan ini merupakan semangat anak bangsa dalam memperkenalkan arah masing- masing mahasiswa/ i yang sedang melakukan perkuliahan di jakarta yang jauh di daerah asalnya hal ini merupakan ajang eksistensinya dalam menjaga kelestarian daerahnya. walaupaun jauh dari tanah rantau.
ini merupakan ajang bagi mahasiswa daerah , yang secara langsung mengimplementasikan dunia pendidikan yaitu menjujug tinggi moral dan budaya indonesia sebagai karakter bangsa.
kegiatan ini diselenggrakan secara serentak oleh masing-masing daerah sebagai peserta peragaian kedaerahan,
dari hasil yang telah diperoleh selama kegiatan berangsung yaitu pada tanggala 25 april 2015 , peserta daerah yang memenangkan lomba ini adalah prov.sulawesi barat tepatnya mamuju. atas pertimbangan dan penilaian dewan juri daerah ini ayak memenagkan perlombaan ini. hal ini bukan merupakan ajang kemenagan semata tetapi kegiatan ini telah mendukung sepenuhnya ulang tahun yayasan aldiana nusantara dalam bingkai nasional.



mari kita jadikan ajang sebagai pemersatu anak bangsa dalam bingkai persaudaraan tanah rantau. tentunya ini semakin baik pula dalam memberikan kontribusi sebagai mahasiswa.
nilai-nila budaya sudah selayaknya dijunjung tinggi dan dihormati oleh kalangan remaja.tongkat estafet yang diwariskan secara berkesinambungan oleh penerus bangsa yaitu mahasiswa/ i . 
ndahnya jikalau kita memperkuat tali persaudaraan apa lagi dengan memperkenalkan kebudayaan daerah masing- masing adalah langkah konkret yang lebih baik kedepannya.


















semangat dan harapan kami semoga ulang tahun yayasan aldiana nusantara yang ke -20 , akan menjadi lebih baik dan berkarya lebih baik lagi dala dunia pendidikan. khususnya mahasiswa daerah yang sedang melakukan perkuliahan di yayasan aldiana nusatara, mari kita junjung tinggi rasa solidaritas dan kebersamaan dalam kemajuan masa depan yang lebih baik . sudah sepatutnya kita melakukan trobosan yang berorientasi pada kemajuan mahasiswa/ i daerah mengenai apa yang diperjuangkan di tanah rantau . meraih prestasi dan meningkatkan potensi yang lebih baik lagi.

SELAMAT HARI ULANG TAHUN YAYASAN LADIANA NUSANTARA YANG KE -20.
peringatan ini akan dilaksanakan pada tangal 2 mei 2015. mari kita meriahkan dan mensukseskan acara tersebut. smoga lebih berkarya dan maju dalam memberikan konteribusi terhadap indonesia.







Thursday, April 23, 2015

BEM STIE GANESHA MEMBERIKAN KONTRIBUSI DALAM " MENYONSONG ULANG TAHUN YAN YG KE- 20 " Dengan beberapa kegiatan olahraga dan kemahasiswaan

PELAKSANAAN HUT KE - 20 YAN 2014/ 2015

DARI YAN UNTUK INDONESIA
" TINGKATKAN KERAGAMAN SOLIDARITAS,APRESIASI SENI DALAM BINGKAI NASIONAL "
 "MENYONSONG 20 TAHUN YAN "




 "meningkatkan nilai eksistensi mahasiswa dalam keberagaman " , menuju 20 tahun yan, inilah tema yang diangkat oleh para panitia penyelanggara , dalam hal ini BEM STIE GANESHA yang sekaligus merupakan harapan yayasan aldiana nusantara terhadap para mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah dan wilayah indonesia. diharapkan melalui penyelanggaraan kegiatan tersebut yaitu debat mahasiswa , orasi ilmiah dan pidato . mahasiswa sebagai  " agent of change " terhadap masyarakat dan indonesia, akan lebih teraktualisasi dalam kegiatan tersebut.


dalam hal ini BEM STIE GANESHA , berupaya dalam kegiatan tersebut, guna mewujudkan kemampuan serta partisipasi mahasiwa yayasan aldiana nusantara yang lebih berkompeten.



ini merupakan serangkaian kegiatan debat mahasiswa . yang sedang berlangsung , kegiatan tersebut disambut meriah oleh para mahasiswa yang sedang menyaksikan kegiatan tersebut. kegiatan juga diikuti oleh segenap mahasiswa yang ada dalam yayasan aldiana nusantara yaitu stie ganesha, stt telematika dan stkip suluh bangsa.








tidak hanya itu , kegiatan olahraga juga mewarnai ulang tahun yayasan aldiana nuasantara oleh para mahasiswa yang mewakili kelas masing - masing pada setiap perlombaan olahraga.



pertandingan yang di selanggarakann dalam ultah yan yaitu , futsall, folyball dll.




segenap para mahasiswa bersemangat pada saat pertandingan dengan harapan masing-masing perwakilan kelas .agar dapat mewakili kemenagan pada cabang olahraga yang di pertandingkan..., kegiatan ini juga mencari atlet-atlet berbakat dari beberapa daerah dalam setiap cabang olahraga. 

smoga kegiatan ini membawa kemajuan serta lebih baiknya lagi yayasan aldiana nusantara dalam berkiprah dalam pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. para mahasiswa yayasan aldiana nusantara merupakan peran penting dalam kemajuan yayasan aldiana nusantara. menyonsong ulang tahun yan , smoga lebih baik dan berprestasi dalam pendidikan indonesia.. ini, harapan kami selaku mahasiswa ganesha dan seluruh stac holder yayasan aldiana nusantara.






Friday, April 17, 2015

Mahasiswa STIE Ganesha ikut Lomba Stand up Komedi HUT YAN Tangsel


Dalam Rangka HUT Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) diadakan kegiatan Lomba   dengan
"Tema Meningkatkan Eksistensi Mahasiswa Dalam Kebersamaan Menuju 20 Tahun YAN " .
Lomba ini diikuti oleh Mahasiwa/i Akademi Pariwisata Nusantara (AKPAR NUSANTARA) www.kparnusantara.ac.id ;. Sekolah Tinggi Teknologi Telematika; Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha; STKIP Suluh Bangsa.

Rangkaian kegiatan lomba yang diadakan yaitu Debat Mahasiswa, Orasi/Pidato dan Standup Komedi.



Thursday, April 2, 2015

BHAKTI SOSIAL OLEH BEM STIE GANESHA" DALAM RANGKA MENYONSONG 20 TAHUN YAN "



Dalam rangka menyonsong ultah YAN ke-20 , BEM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GANESHA , melakukan bhakti sosial sekaligus jum'at bersih pada tgl 27 maret 2015 bertempat di kampus YAN


dan sekitar jl.Taruma negara, legoso raya. kegiatan ini dilakukan oleh semua mahasiswa Ganesha terlebih khususnya para anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  STIE GANESHA..yang ikut berpartisipasi menyelenggrakan kegiatan tersebut.


" SEMANGAT DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH YAN "


Mahasiswa Ganesha bersama- bersama membersihkan lingkugan sekitar masyarakat.


Bagi kami mahasiswa, walaupun kegiatan bhakti sosial kali ini untuk membersihkan lingkungan sekitar, tetapi soal eksis kami selalu diatas , " katanya " , ujarnya...!!
kegiatan baksos kali merupakan kegiatan yang seharusnya didukung sepenuhnya oleh masyarakat / kalangan mahasiswa/i , untuk menciptakan lingkungan serta peduli lingkungan. hal ini haruslah berkelenjutan.



Dari kami BEM STIE Ganesha, kegiatan ini menuai respon positif dari kalangan masyarakat,baik Rt.setempat.


Yayasan Aldiana Nusantara ( YAN ) kedepanya diharapkan selalu bersinergi terhadap lingkungan serta mampu mencetak mahasiswa yang sadar akan kebersihan lingkungan.

Mahasiswa STIE Ganesha (YAN) "Peduli Lingkungan"

Harapan kami dalam menyongsong ulang tahun yan ke 20  yang akan dilaksanakan pada tgl 2 mei 2015, semoga akan lebih meningkatkan pelayanan serta meningkatkan kualitas dan prestasi yang lebih baik dari tahun kemarin.


Dan diharapkan berbagai kultur,suku, budaya dan karakter daripada mahasiswa STIE Ganesha, STT Telematika, STKIP Suluh Bangsa dan AKPAR Nusantara akan lebih bersinergi dalam perspektif yang lebih baik lagi.




Perwujudan kampus yang bersih dan lingkungan yang asri adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga kampus. Kebersihan dan keasriannya tidak lepas dari peran Yayasan, Mahasiswa, swasta, lembaga swadaya masyarakat mapupun pemerintah. 
Kondisi kampus dan lingkungan yang bersih dan asri akan melahirkan mahasiswa yang sehat, cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungannya di lingkungan kampus maupun masyarakan.

" SELAMAT HARI ULANG TAHUN YAYASAN ALDIANA NUSANTARA  KE-20."

Tuesday, November 18, 2014

YAN dan IWANAS adakan Donor darah dan Khitanan Masal


Yayasan Aldiana Nusantara dan Ikatan Wanita Nasional (IWANAS) mengadakan kegiatan bhakti sosial  " DONOR DARAH DAN  KHITANAN MASAL" bertempat di Kampus Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) Ciputat- Tangerang Selatan Banten  (18/11/2014).



Dalam acara itu  dihadiri oleh Walikota Tangsel Hj Airin Rachmi Diany.



Bhakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Kota Tangerang selatan dan peringatan HUT ke-3 Ikatan Wanita Nasional (IWANAS) serta  menyongsong peringatan HUT ke-20 Yayasan  Aldiana Nusantara (YAN)

Sunday, October 19, 2014

Mahasiswa YAN Digembleng Pintar Menulis dan Jurnalistik

CIPUTAT, METROTANGSEL.COM - Sebanyak 120 mahasiswa dari Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) selama 5 bulan mulai Februari hingga Juni 2013 akan mengikuti pelatihan menulis dan jurnalistik. Kegiatan ini merupakan kerjasama YAN dengan Swapelita (Silaturahmi Wartawan Penulis Lingkungan Tangerang Selatan).

Sekedar diketahui, para mahasiswa itu berasal dari 33 provinsi se-Indonesia yang merupakan mahasiswa program beasiswa YAN. Koordinator Program Beasiswa YAN, Habibie mengatakan, saat ini minat menulis mahasiswa sudah cukup tinggi. Hanya saja, kemampuan mahasiswa dalam menulis masih belum terasah dengan baik. “Bahkan, ada mahasiswa yang bisa mengungkapkan apa yang ada di benaknya namun tidak bisa menuangkan dalam bentuk tulisan,” jelasnya. Untuk itu, pihaknya ingin membekali para mahasiswa dengan ketrampilan jurnalistik, dengan harapan saat wisuda nanti para mahasiswa punya bekal ketrampilan di bidang penulisan.

Koordinator Umum Program Diklat dari Swapelita Anta Putra mengatakan, pola pelatihan yang dikembangkan beda dari biasanya. Swapelita, dalam pelatihan kali ini mengembangkan metode BLAC! (Belajar Langsung Action). Melalui metode ini, seorang peserta pendidikan diasah kemampuan menulisnya dengan pola-pola tertentu sehingga dalam waktu singkat sudah memiliki kemampuan menulis.

Seperti diketahui, YAN saat ini mengelola empat perguruan tinggi di Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel). Diklat yang dipusatkan di Diklat ini akan dipusatkan di asrama mahasiswa YAN Mega Mall Ciputat Jl. Juanda Ciputat Tangsel ini untuk menindaklanjuti Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 152/E/T/2012 tentang publikasi karya ilmiah yang mewajibkan calon sarjana S1, S2 dan S3 mempublikasikan karya ilmiah.

Ketua Dewan Pembina Swapelita, Cicih Sunarsih, SE mengatakan, diklat seperti ini akan terus dikembangkan untuk membantu kemampuan mahasiswa untuk menulis. Di sisi lain diharapkan mahasiswa mampu bersikap kritis terhadap informasi dan mampu menganalisanya. “Yang paling penting, dengan program yang diadakan mampu menumbuhkan rasa percaya diri mahasiswa,” jelasnya.

Adapun pemateri program ini adalah wartawan dari berbagai media mulai dari media harian, mingguan, tabloid, majalah hingga media online. Materi yang diajakan diantaranya mengenal Pers dan Jurnalistik, teknik menulis berita, teknik wawancara, dan kode etik jurnalistik. Kemudian di bidang penulisan akan dilatih tips dan trik menulis, tips & trik menulis buku best seller, tips agar ide terus mengalir, panduan menulis sosok/profile, feature, foto jurnalistik dan desain/artistik. TRA

sumber:  http://metrotangsel.com/2013/03/mahasiswa-yan-digembleng-pintar-menulis-dan-jurnalistik/

DR ALIMUDIN AL-MURTALA: TIAP TAHUN YAN BERI BEASISWA SE-INDONESIA


CIPUTAT TIMUR, METROTANGSEL.COM – Setiap tahun, Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa se-Indonesia. Program ini sudah berjalan dua tahun. “Beasiswa yang kami berikan yakni untuk sekolah dan kuliah gratis,” ujar Direktur Perguruan YAN, Dr. Alimudin Al-Murtala, MM, M.Pd.

Hal ini dikatakan Alimudin kepada metrotangsel.com di sela-sela kegiatan Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAC) 2013-2014 di Kampus Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) Pisangan Ciputat Timur Tangsel, Kamis (12/9).

Menurut pria murah senyum ini, beasiswa ini sebagai bentuk tanggungjawab sosial kami untuk melaksanakan corporate social responsibility (CSR) yayasan. Selain itu juga bentuk tanggung jawab untuk membimbing putra-putri bangsa agar dapat mengenyam pendidikan sampai tingkat sarjana.

Dalam menyeleksi para calon mahasiswa, YAN menggendeng Pemda di berbagai daerah di Indonesia dan bekerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi. Seperti pada tahun 2013 ini, ada 800-an mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari berbagai daerah.

Seperti diketahui, YAN yang berdiri tahun 1999, awalnya diketuai Drs. Alimudin Al-Murtala, MM,M.Pd. Lembaga pendidikan pertama yang dikelola adalah Akademi Pariwisata (Akpar) Nusantara yang berdiri tahun 1995. Selanjutnya, struktur diubah, dimana Ketua dipegang oleh Dra. Hj. Rosdiana, SE,MM dan Drs. Alimudin Al-Murtala, MM,M.Pd sebagai Direktur Perguruan YAN.

Saat ini, YAN mengelola sejumlah lembaga pendidikan mulai dari SMP Nusantara Plus berdiri tahun 2006, SMK Nusantara 1 (2001), SMK Nusantara 2 (2009) dan SMA Nusantara Plus (2011) dengan jumlah siswa mencapai 2.450 anak. Kemudian, untuk perguruan tinggi di bawah naungan YAN adalah Akpar Nusantara, STT Telematika dan STIE Ganesha, STKIP Suluh Bangsa, dan STIP Tangerang Raya.
TRA

kliping berita: http://metrotangsel.com/2013/09/dr-alimudin-al-murtala-tiap-tahun-yan-beri-beasiswa-se-indonesia/

Saturday, October 18, 2014

DR. H. ALIMUDIN: PIALA ADIPURA JANGAN DIKEJAR, NANTI DATANG SENDIRI

H. Alimudin Al-Murtala, Pendiri YAN. (foto putra)

BAGI Alimudin Al-Murtala, MM.M.Pd– Pendiri Yayasan Aldiana Nusantara yang membawahi kampus dan sekolah Nusantara di Pisangan Ciputat Timur, piala Adipura tak perlu dikejar. Sebab nanti akan datang dengan sendirinya jika seluruh warga sudah punya persepsi sama menjaga kebersihan, keindahan dan keasrian lingkungan. Hal ini diungkapkan mengomentari tekad Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menargetkan mendapatkan Piala Adipura tahun 2013. Berikut petikan wawancaranya:
Bagaimana Anda melihat kondisi lingkungan di Kota Tangerang Selatan ini?
Tidak mudah memang menjaga kebersihan di kota Tangsel ini. apalagi Tangsel adalah kota yang sangat padat penduduk dan posisinya sebagai penyangga ibukota Jakarta. Mau tidak mau, suka tidak suka, masalah sampah dan lingkungan akan menjadi problem utama. Jadi, mengejar piala Adipura di tengah minimnya kesadaran warga untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungannya ibarat menggarami air laut. Hal ini akan sia-sia saja.
Lalu bagaimana solusinya?
Saya punya logika terbalik soal Adipura ini. selama ini yang sering terlihat, berbagai daerah konsentrasi fisik dan wajah daerahnya menjelang penilaian tim Adipura, terutama di daerah yang menjadi titik-titik pantau penilaian. Namun mereka kerap melupakan pembenahan kesadaran warganya. Padahal kata kunci Adipura itu adalah kesadaran warga untuk sama-sama menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan. Kalau seluruh warga sudah punya persepsi sama menjaga kebersihan, keindahan dan keasrian lingkungan, kita tak perlu mengejar Adipura. Sebab, Piala Adipura akan datang sendiri.
Tapi apakah hal ini tidak akan memakan waktu lalu, sementara Tangsel kini sedang mempercepat upaya mendapatkan piala Adipura?
Adipura hanyalah sebuah piala. Memang bagi seorang kepala daerah, Adipura itu menjadi lambang prestise tersendiri. Jadi, tidak salah jika para kepala daerah berebut memperjuangkan wilayahnya untuk meraihnya. Tapi, ada hal penting dibalik pemberian penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup itu. Sekali lagi yakni kesadaran warga akan kebersihan lingkungannya, itulah yang utama. Menanamkan Adipura dalam diri warga justru jauh lebih penting ketimbang berlomba merebut pialanya. Jika kesadaran ini sudah terbangun, maka, ada atau tidak ada ajang lomba Adipura, sebuah kota akan tetap terjaga kebersihan dan keindahannya.
Bagaimana langkah memulai kesadaran lingkungan?
Hal paling efektif untuk mengawali membangun kesadaran warga menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan yakni dari sekolah. Dari sana dilakukan program edukasi dengan menanamkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan bagi siswa hingga mahasiswa. Idealnya, kesadaran menjaga lingkungan itu harus mulai ditanamkan sejak dini yakni pada anak-anak yang masuk duduk di bangku TK/PAUD. Sebab, semakin awal diberikan kesadaran soal lingkungan, hal itu akan tertanam hingga mereka dewasa. Jika hal ini dilakukan secara berkesinambungan, dalam beberapa tahun ke depan, kita akan punya “Generasi Clear & Green”. PUTRA
Sumber: metrotangsel





Ketua Yayasan Aldiana Nusantara (YAN)


HJ. ROSDIANA: MANUSIA PERLU AMBISI, TAPI JANGAN AMBISIUS

BAGI  Dra. Hj. Rosdiana, SE, M.Pd, menjadi Ketua Yayasan Aldiana Nusantara (YAN)—sebuah lembaga pendidikan besar di Tangerang Selatan (Tangsel), tidak terlalu menyulitkannya. Sebab, latar belakang wanita kelahiran Pare-Pare Sulawesi Selatan 25 Juni 1963juga berasal dari keluarga pendidik. “Sebagian besar keluarga saya adalah pendidik,” tuturnya. 

Sekedar diketahui, YAN didirikan oleh Dr. H .Alimudin Al-Murtala, MM, M.Pd. yang tak lain adalah suaminya. Berkat ketekukan dan keuletan pasangan suami-istri itu, kini YAN menjelma menjadi sebuah lembaga pendidikan yang sangat besar. Tercatat ada seribuan mahasiswa yang kuliah di kampus YAN yang terletak di Pisangan Ciputat Timur Tangsel. Mereka berasal dari Akpar Nusantara, STIE Ganesha, STT Telematika, STKIP Suluh Bangsa, dan STIP Tangerang Raya—perguruan tinggi yang dikelola YAN.Itu belum termasuk sekolah SMP, SMA dan SMK milik YAN yang muridnya pun mencapai 3 ribu lebih.
Di YAN, kata wanita anggun ini, motto yang dipakai adalah “Hidup-hidupkan YAN agar kita bisa mencari penghidupan di YAN”. Maksudnya, target ke depan yang ingin dicapai yakni berupaya mensejahterakan lingkungan agar masyarakat dan guru yang ada dilingkungannya bisa hidup sangat layak.


Meski YAN didirikan bersama sang suami, namun dirinya tidak menerapkan manajemen keluarga. Dalam mengambil kebijakan misalnya, dirinya selalu melibatkan seluruh keluarga besar YAN. Bahkan, dalam jenjang karir di YAN, pihaknya pun memberi kesempatan sama kepada seluruh pendidik untuk menjadi penerusnya dalam hal manajemen. Kepada putra-putrinya, jika ada diantara mereka yang ingin berkarir di YAN, harus dimulai dari bawah dulu. “Tidak bisa langsung menjadi pimpinan, karena kemajuan YAN berangkat dari profesionalisme,” ujarnya.

Dalam menjalani kehidupan, Rosdiana selalu berprinsip, boleh punya ambisi, tapi jangan ambisius. Hal itu juga yang selalu diingatkan kepada sang suami. Apalagi, Alimudin selama ini dikenal sebagai sosok yang enerjik, baik dalam berfikir maupun bertindak. “Sebagai istri, saya harus mampu mengimbanginya. Baik dalam bentuk nasehat, saran maupun pemikiran sehingga bisa seiring sejalan,” urainya.TRA

Pendiri Yayasan Aldiana Nusantara (YAN)


Kisah Dr. H. Alimudin Al- Murtala, MM. M.Pd, Pendiri Yayasan Aldiana Nusantara (1) Mantan Office Boy Kini Memiliki Yayasan Pendidikan Besar

SIAPA sangka, Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) yang kini sangat tersohor di Tangerang Selatan (Tangsel) karena memiliki sejumlah lembaga pendidikan dari SMP hingga Perguruan Tinggi ternyata milik seorang mantan office boy. Dia adalah Dr. H. Alimudin Al- Murtala, MM. M.Pd, pendiri YAN yang kini menjabat Direktur Perguruan YAN.

Saya mengawali karir sebagai office boy, pesuruh di di sebuah yayasan pendidikan. Dari sanalah Alimudin berproses. Sambil bekerja, dia pun mempelajari seluk-beluk yayasan pendidikan tempatnya bekerja. Pelan tapi pasti, nasib mulai mengubahnya. Dari office boy, dia menjadi guru honor di SMPN Ciledug sejak tahun 1982. Sejak itu, dia pun terjun total di bidang pendidikan. Apalagi setelah tahun 1989 lulusan PGA (Pendidikan Guru Agama) Negeri Serang Tahun 1980 ini diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Kemudian, tahun 1991, dirinya diangkat menjadi Kepala SMP Dwi Putra selama tiga periode alias 15 tahun berturut-turut.

Kegigihannya luar biasa. Sebab, di sela-sela kesibukannya menjadi Kepala SMP Dwi Putra, Lelaki kelahiran

Bugis-Riau, 14 Agustus 1960 ini juga menjadi Kepala Sekolah Panca Sakti selama dua periode lebih. Hal ini justru mematangkan dirinya dalam dunia pendidikan hingga akhirnya tahun 1995, Alimudin mendirikan Yayasan Aldiana Nusantara.

Di awal berdiri, YAN membuka kursus paket A, B dan C serta kursus Bahasa Inggris dan Program Perhotelan Diploma 1 (D1) dan D2. Seiring perkembangan, maka pada tahun 1999, maka YAN resmi didaftarkan di notaris. Pertama kali, Perguruan YAN berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, tepatnya di samping perguruan Triguna Ciputat. Kemudian dibukalah Akademi Pariwisata Nusantara, SMK Nusantara 1, STT Telematika, SMP Nusantara Plus, SMA Nusantara Plus, SMK Nusantara 2 dan bersama pihak lain juga dibuka STIE Ganesha.

Meski menjadi office boy, namun sudah sejak lama saya memang bercita-cita punya yayasan pendidikan yakni sejak tahun 1975. Alhamdulillah mimpi saya kesampaian, ujar suami dari Dra. Hj. Rosdiana, SE, M.Pd ini. Setelah melalui perjalananan panjang, 20 tahun kemudian cita-citanya terwujud. Pahit-getir dialami selama menjalankan yayasan ini. Namun Alimudin tipikal orang yang tak patah semangat. Tiga prinsip yang dijalankan dalam memajukan yayasan yakni kerja ikhlas, tidak iri rezeki orang lain dan manajemen bersama. Kini, bersama istri tercinta, dia berhasil menahkodai kapal besar YAN.

Dengan keuletan dan kegigihannya, H. Alimudin bersama istri mampu mewujudkan mimpi besarnya. YAN sekarang dihuni ribuan pelajar dari berbagai wilayah di Indonesia mulai SMP hingga perguruan Tinggi. Saya menjalankan YAN selalu berdasarkan kesepakatan bersama, tidak ada istilah mentang-mentang. Apa yang saya lakukan dilapangan semuanya adalah hasil musyawarah,bukan kehendak pribadi semata, tambahnya.

Demi kemajuan YAN, Alimudin memberikan kesempatan kepada semua pendidik yang ada di YAN untuk menjadi penerusnya dalam hal manajemen. Seperti juga pelajaran yang diberikan kepada putra-putrinya. Jika diantara mereka ingin berkarir di YAN, harus dimulai dari bawah dulu, tidak bisa langsung menjadi pimpinan, karena kemajuan YAN berangkat dari profesionalisme.(bikin buku/bersambung)